intens.news
Mitra Informasi

Sempat Jadi Primadona Warga Palembang, Kini Lorong Basah Night Culinery Berangsur Sepi dan Sampai Tutup

0 181

Intens.news, PALEMBANG – Tahun 2018 kota Palembang meresmikan pusat kuliner yang dikenal dengan Lorong Basah Night Culinery yang sempat menjadi primodana bagi warga kota Palembang dalam mencari kuliner.

Lorong basah yang digadang gadang, menjadi potensi wisata yang di harapakan Walikota Palembang bagi pelancong pupus sudah. Pasalnya sejak awal 2019 pasar tersebut berangsur sepi bahkan sampai tutup.

Kepala LKM UKM Sumsel Andi membenarkan jika pasar kuliner saat ini berangsur sepi, namun dirinya sudah menyerahkan pengelolaan pasar kuliner kepada manajemen baru.

“Saya pertama kali menjadi ketua pusat kuliner tersebut selama satu tahun, dan saya sudah serahkan kepada pengelola lainya,” kata Andi saat dihubungi Intens.news melalui telepon selulernya, Selasa (28/01/2020).

Disinggung apakah para penjual dipungut biaya untuk berjualan?. Andi mengungkapkan, jika para pedagang membayar iuran tidak teralu besar.

“Iuran tersebut langsung dibayarkan kepada pengelola koperasi PD Pasar,” ungkap Andi yang engan menyebutkan besaran harus di berikan.

Disingung kenapa bisa sepi dan dan sekarang tutup?. Andi engan berkomentar lebih jauh, dirinya meminta agar bisa di konfirmasi pengelola yang baru.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisita Kota Palembang Isnaini Madani saat dikonfirmasi perihal tutupnya Pasar Culinery Nigh Lorong Basah, mengatakan, penutupan pasar kuliner ini murni dari para pedagang kuliner. “Mereka para pedagang mengeluhkan waktu buka lapang penjualan dipasar kuliner,” akunya.

Keluhan mereka, sambung Isnaini, para pedagang baru bisa membuka lapak pada pukul 21.00 WIB, dimana pedagang siang hari baru menutup jualannya pukul 20.00.WIB.

“Hal ini lah menjadi keluhan para pedagang, kapan mereka bisa berjualan sedangkan waktu para pembeli mau makan pasti pukul 20.00,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More