intens.news
Mitra Informasi

Sepekan Terakhir Harga Daging Ayam Naik, Pedagang Alami Penurunan Penjualan 85 Persen

0 43

Intens.news, PALEMBANG –  Satu minggu belakangan ini harga daging ayam naik satu kali lipat dari biasanya. Terutama di beberapa pasar tradisional Kota Palembang.

Menurut beberapa pedagang  kenaikan terjadi setelah ketersediaan komoditas di tingkat peternakan berkurang.

“Akhir akhir ini dari tempat kami biasa ngambil produksi ayamnya berkurang. Entah disebabkan apa,” ucap Edi pedagang ayam di Pasar Tradisional 26 ilir Palembang. Senin (9/10/2020).

Naiknya harga daging ayam potong ini terjadi bukan hanya di pasar 26 ilir saja, melainkan pasar  tradisional Padang Selasa, Lemabang dan KM 5.

Dari pantauan wartawan Intens. Harga komoditi ini naik Rp 38 ribu. Daru sebelumnya Rp 28  ribu per kilonya.

Kenaikan harga ayam ini membuat pedagang ayam mengalami penurunan penjualan hinggal 85 persen.

“Seharusnya satu hari bisa menghabiskan 50 hingga 60 ayam tapi satu minggu ini cuman bisa menghabiskan 20 sampe 30 potongan ayam utuh saja,” ujar Endah pedangang ayam di Pasar Padang Selasa.

Menurut pedagang, naiknya harga daging ayam potong disebabkan ketersediaan ayam yang kurang di tingkat peternak.

Meski tak sampai merugi, pedagang mengaku pendapatannya berkurang dan berharap kondisi ini dapat kembali normal.

Tak hanya daging ayam potong, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas rumah tangga lain, seperti Cabai Merah yang naik Rp 40 ribu rupiah dari sebelumnya Rp 32 ribu rupiah.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More