intens.news
Mitra Informasi

Setelah 60 Kali Beraksi, Rio Dihadiahi Timah Panas Petugas

0 57

Intens.news, PALEMBANG – Sudah melakukan aksinya lebih dari 60 kali, Rio (21) akhirnya menyerah di tangan petugas. Rio dihadiahi timah panas oleh Unit Reskrim Polsek Kertapati saat berusaha kabur dari kejaran petugas yang mendatangi tempat persembunyian pelaku, pada Jum’at (19/02/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Licin dan lincah, itulah sebutan yang cocok untuk pelaku yang merupakan warga Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati. Pasalnya, pelaku sudah bebeberapa kali lolos dari kejaran petugas saat melakukan aksi perampokan dan penodongan dengan senjata tajam terhadap mobil pengangkut barang-barang material maupun sayur-mayur yang melintas di jalan Singadekane Kertapati Palembang.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP Irwan Sidik didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ledi mengatakan, Rio merupakan pelaku penodongan terhadap mobil barang yang berasal dari luar kota Palembang.

“Ya pelaku bersama tiga temannya yang DPO melakukan penodongan dengan modus menyetop korbannya dengan berpura-pura meminta rokok kepada korban setelah korban berhenti pelaku langsung menodongkan senjata tajam (sajam) kepada korban dan meminta uang serta ponsel milik korban, ” ujar Irwan, Selasa (23/2/2021).

Diketahui, pelaku melakukan aksi terakhir kali di Jalan Mayjend Yusuf Singadekane, tepatnya di atas jembatan Keramasan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 04.00 WIB dengan korban berinisial TH. Kemudian dari laporan korban anggota Polsek Kertapati berhasil menangkap pelaku Rio.

“Kita langsung melakukan pemeriksaan dan didapatkan bahwa pelaku sudah melakukan aksi penodongan lebih kurang 60 TKP semuanya di daerah Kertapati dan pelaku yang kita tangkap ini merupakan otak dari aksi tersebut,” katanya.

Selain pelaku anggotanya turut mengamakan dua sepeda motor, dua buah ponsel dan dua buah sajam.

“Untuk tiga pelaku lainnya yakni Dedi, Thomas, dan Beto kita tegaskan untuk menyerahkan diri sebelum kita jemput bahkan kalau melawan atau mencoba kabur kita tidak segan-segan memberikan tindakan tegas,” tegasnya.

Lanjut Akp Irwan Sidik menjelaskan, pelaku yang berhasil ditangkap merupakan residivis.

“Pelaku ini sudah pernah masuk penjara dengan kasus yang sama dan sekarang kembali berulah,”tutupnya.

Sementara, pelaku Rio mengakui, perbuatan bejat tersebut bersama tiga temannya.

“Saya melakukannya bersama ketiga teman saya. Saya bertugas menyetop mobil dan mengacungkan sajam dan ketiga teman saya yang menguras barang berharga korban,” katanya.

Lanjut Rio mengungkapkan, sudah melakukan aksi penodongan sekitar 60 kali dan untuk hasilnya bagi rata bersama tiga rekannya yang DPO.

“Uang kami bagi dan dihabiskan untuk judi online dan membeli narkoba,” pungkasnya.

editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More