intens.news
Mitra Informasi

Siswa SMA Taruna Indonesia Kembali Jadi Korban Penganiayaan Senior

0 227

Intens.news,PALEMBANG – Berulah lagi kekerasan  di SMA Taruna Indonesia Palembang. Dimana korban yakni DL (16) siswa kelas X mengaku telah menjadi korban kekerasan oleh seniornya di kelas XI SMA Taruna Indonesia Semi Militer Plus Palembang ini. 

Atas kejadian tersebut, terjadinya rasa trauma mendalam yang dirasa DL sehingga dirinya enggan untuk kembali bersekolah.

Menurut DL, kekerasan yang dialaminya bermula dari kesalahan oleh kawan seangkatannya.Namun secara mendadak, justru DL yang dipaksa masuk ke sebuah ruangan yang disebut Barak.

“Disana saya dipukuli oleh senior. Padahal sudah bilang saya tidak tahu apa-apa. Tapi tetap saja dipukuli,” ucapnya.

Tak tinggal diam, DL lantas memberitahukan pada orang tuanya mengenai tindak kekerasan yang sudah ia alami.

Mendapat kabar tersebut, tanpa pikir panjang Bahudin yang merupakan ayah kandung DL langsung melaporkan kekerasan tersebut ke aparat kepolisian.

“Kami sudah melapor ke Polsek Sukarami. Kami sekeluarga juga sangat menyayangkan adanya tindak kekerasan ini. Anak kami juga sudah trauma dan tidak mau lagi sekolah disana,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Iptu Hermansyah saat dihubungi via telpon oleh wartawan Intens.news, Sabtu (30/11/2019), membenarkan adanya laporan dari orang tua korban kasus penganiayaan yang dilakukan oleh senior di SMA Taruna Indonesia.

“Ya benar laporannya sudah kita terima, kita akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangannya,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More