intens.news
Mitra Informasi

Sosialisasi Perwali, Puluhan Pelanggar dapat Sanksi Sosial

0 21

Intens.news, PAGARALAM – Di hari pertama kegiatan yustisi dalam pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan sekaligus sosialisasai Peraturan Walikota (Perwako) Pagar Alam nomor 30 tahun 2020, puluhan masyarakat terjaring tidak mengenakan masker dan langsung mendapatkan sanksi sosial.

Selain Perwako, Yustisi pendisiplinan masyarakat yang dilakasanakan di tiga titik yakni Pasar Dempo Permai, Lapangan Merdaka Alun-alun Utara dan Pasar Rakyat Terminal Nendagung juga menindaklanjuti Surat Perintah Kapolres Pagar Alam Nomor : SPRIN /   376   / IX / 1.2.3 / 2020  dan Surat Perintah Kasat Pol PP /Kadishub/Danramil Pagaralam.

Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara mengatakan, sedikitnya yakni 59 orang pelanggar yang terjaring melanggar prokes dengan tidak mengenakan masker dengan rincian, Pasar Dempo Permai 27 orang, Lapangan Alun-Alun Utara, 29 orang dan di Pasar Terminal Nendagung sebanyak 3 orang.

“Dan kesemuanya langsung diberikan sanksi sosial,” ucapnya.

Adapun tindakan atau sanksi sosial yang berikan kepada pelanggar sosial seperti Push up 30 kali, menyapu fasilitas umum 14 kali, menyanyikan lagu nasional 9 kali serta teguran tidak mengulangi kesalahan sebanyak 6 kali.

“Hal ini kita lakukan agar pada saat penerapan perwako nanti tidak ada lagi masyatakat yang melanggar yang berujung pada sanksi adimistarasi serta denda,” tegasnya.

Dan dalam pelaksanaanya sendiri, kata Kapolres, tetap mengedepankan sifat humanis tanpa ada kekerasana dan pemberian sanksi pun harus memperhatikan kondisi fisik dan rasa perikemanusiaan kepada pelanggar.

“Karena alasan pelaksanaan operasi yustisi ini agar tidak terjadi salah paham antara petugas dan masyarakat bahwa apa yang dilakukan oleh tim dilapangan memang benar-benar menegakkan peraturan,” pungkasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More