intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita
KIRI
KANAN

Sosok Dibalik Kegarangan Mo Salah dan Mane di Liverpool

0 11

Intens.news, LIVERPOOL – Arsene Wenger meyakini bahwa Liverpool tanpa Roberto Firmino bukanlah siapa-siapa. Bahkan penyerang lain seperti Mohamad Salah ataupun Sadio Mane wajib berterima kasih kepadanya.

Cukup aneh memang, melihat striker yang bergerak di tengah sektor penyerangan justru minim torehan gol. Padahal, pemain seperti itu lebih dekat dengan gawang lawan dan kerap menjadi sasaran umpan dari penyerang sayap.

Sebagai informasi, pada musim kemarin, Firmino hanya mencetak 16 gol dan delapan assist dari 48 penampilan di semua kompetisi. Berbeda jauh dengan torehan Sadio Mane, 25 gol dari 50 penampilan, serta Mo Salah yang membukukan 27 gol dari 52 laga.

Torehan yang sama kembali terlihat pada musim ini. Firmino menjadi pencetak gol yang paling sedikit ketimbang Mo Salah dan Sadio Mane. Jika berbicara klub seperti umumnya, tentu Firmino bakalan masuk dalam bahan evaluasi tim setiap tahunnya.

Namun Wenger memiliki teori yang lain. Menurutnya, penyerang seperti Firmino ini justru perlu diapresiasi. Sebab tanpa dirinya, Mo Salah dan Sadio Mane tidak akan bisa menampakkan sinar terangnya.

“Seperti yang Suarez lakukan kepada Messi dan Neymar, Firmino adalah orang yang bekerja untuk tim, yang bekerja untuk semua orang dan membuat mereka bersinar,” tutur Wenger kepada BeIN Sports, dikutip dari Bola.net.

“Kepingan dari susunan gambar ini selalu sulit untuk ditemukan, yakni seorang penyerang yang memiliki sisi kedermawanan,” lanjut mantan pelatih Arsenal tersebut.

Di sisi lain, saat Firmino lebih murah hati, Mo Salah dan Sadio Mane justru sama-sama egois. Keduanya sempat terlihat saling adu mulut saat Liverpool tengah menghadapi Burnley di ajang Premier League pada akhir pekan lalu.

Semuanya bermula saat Mo Salah hendak mencetak gol, sementara Sadio Mane berada di posisi yang menguntungkan. Mane kemudian memarahi pemain asal Mesir tersebut karena tidak memberinya bola.

Keegoisan Mo Salah ini, disebut Wenger, sudah membuatnya mirip seperti Lionel Messi. Namun ia diminta untuk bermain lebih konsisten selayaknya bintang Barcelona tersebut.

“Dia [Salah] punya kesamaan dengan Messi. Dia harus menemukan konsistensi seperti Messi. Saya melihat dia sebagai seorang dengan penyelesaian akhir yang bagus, namun Messi lebih komplit, dia juga memberikan bola terakhir,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More