intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita
KIRI
KANAN

Sosok yang Viral Dengan Personal Brand ‘Gelantum Ujinya’ Meninggal Dunia

0 322

Intens.news, PALEMBANG – Masyarakat kota Palembang tentu sudah tidak asing dengan sosok pria yang satu ini. Namanya ialah Jhoni Iskandar. Namun di kalangan masyarakat, terutama penggiat media sosial, dia lebih populer disapa Jhoni ‘Gelantum’.

Julukan Gelantum melekat pada diri Jhoni usai di wawancarai salah satu stasiun televisi swasta, kala terjadinya bencana angin puting beliung yang merusak fasilitas stasiun Light Rail Transit (LRT) di Jakabaring.

Video wawancaranya yang mengucapkan kata ‘Gelantum Ujinya’, seketika menyebar luas di media sosial Instagram hingga menjadi personal brand atas diri Jhoni. Namun sayangnya, Jhoni kini telah meninggal dunia.

Pria berkepala pelontos itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Erni Medical Jambi, Selasa (10/9/2019) sekira pukul 13.00 WIB. Jhoni meninggal dunia karena sakit setelah dirawat selama tiga hari.

“Adik saya sempat dirawat di rumah sakit selama tiga hari sebelum meninggal dunia. Kami sangat merasa kehilangan. Kami juga butuh biaya Rp15 juta untuk bisa mengeluarkan jenazahnya dari rumah sakit,” kata kakak Jhoni, Erni Royani (31).

Berdasarkan keterangan dokter yang disampaikan pada pihak keluarga, Jhoni mengalami infeksi otak. “Dia sering ngeluh sakit kepala. Tapi kami tidak bisa berbuat banyak karena masalah biaya. Selama ini dia hanya diobati di rumah saja,” ungkap Ida, kakak Jhoni.

Menurut Ida, Jhoni sudah beberapa waktu memutuskan untuk tinggal di rumahnya di Jambi. Tepatnya sebelum hari raya Idul Adha, Jhoni memutuskan tinggal bersama Ida. Sembari menahan rasa sakit di kepalanya yang semakin sering muncul, Jhoni tetap memilih bekerja serabutan untuk biaya makan.

“Kami bingung mau bagaimana cara bantu dia. Sebenarnya tidak tega melihat dia seperti itu. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. Keadaan ekonomi jadi penghalang kami. Kami juga saat ini belum tauh jenazah dimakamkan di Palembang atau di Jambi. Masih menunggu menunggu musyawarah keluarga,” jelasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More