intens.news
Mitra Informasi

Stok Ikan Banyak Namun Serapan Sedikit, Dewan Kritik BBI

0 37

Intens.news, PAGARALAM – Ketua Komisi II DPRD Kota Pagar Alam Olivia Arifin Sl menyebut, jika pola kerja dalam pengelolaan cadangan pangan harus terbarui, karena perkembangan regulasi yang terus berubah.

“Pola kerja dalam pengelolaan cadangan pangan harus terbarui, karena perkembangan regulasi yang terus berubah, diperlukan Peraturan Daerah (Perda) untuk memayungi kerja pengelolaan cadangan pangan, terutama yang berkaitan dengan pihak ketiga, yaitu BULOG dan pengelolaan bersama masyarakat,” ujar Olivia, saat membacakan Laporan Komisi II DPRD Kota Pagar Alam, terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2022, belum lama ini.

Selain itu, Olivia menyebut, jika saat ini stok bibit ikan di BBI banyak, tetapi daya serap pembeli sangat sedikit, jadi diperlukan informasi yang menyebar, bahwa ketersediaan bibit ikan tersedia di BBI.

Menanggapi hal ini, Kepala UPTD BBI Kota Pagar Alam Nurrohman menuturkan, jika permasalahan saat ini, yang menyangkut minimnya daya serap pembeli benih ikan, kemungkinan besar lebih disebabkan, saat ini masyarakat Pagar Alam selaku petani kopi, masih tengah disibukkan panen kopi di kebun.

Sehingga secara otomatis aktivitasnya, masih banyak terfokus di kebun.

“Kalau kita lihat, masih minimnya daya serap pembeli, yang cendrung sedikit terhadap pembelian benih ikan di BBI, karena faktor musim panen kopi, menjadikan aktivitas banyak terfokus di kebun,” ujarnya, Rabu (7/7/2021).

Diakui Rohman, bila melihat ke belakang, pada bulan Januari hingga April 2021 lalu, penjualan benih ikan di BBI masih tergolong stabil, sedangkan memasuki Juni hingga Juli 2021 ini sedikit tersendat.

“Kalau di bulan Januari-April 2021 lalu, penjualan benih ikan di BBI masih stabil. Dan kita masih bisa menyumbang untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pagaralam. Untuk Juni-Juli 2021 kita akui sedikit tersendat, yang menjadikan daya serap pembeli sangat sedikit,” serunya.

Sedangkan untuk sosialisasi dan informasi ke masayarakat, terkait ketersediaan benih ikan di BBI sendiri, sambung Rohman, pihaknya secara rutin menyampaikan informasi itu, dari masyarakat satu ke masyarakat lainnya, bahwa kondisi stok benih ikan di BBI banyak.

“Kita berharap daya serap dan minat pembeli, untuk membeli benih ikan di BBI dapat meningkat. Tentunya, seiring pula dengan peningkatan perekonomian masyarakat, terlebih seiring dengan musim panen yang tengah berlangsung,” harapnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More