intens.news
Mitra Informasi

Suasana Kota Palembang di Hari Pertama PSBB

0 1.442

Intens.news, PALEMBANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata penyebaran virus Corona (Covid-19) di Palembang mulai diterapkan hari ini, Rabu (20/5/2020). Di hari pertama PSBB, kondisi jalan di Kota Palembang terpantau masih cukup ramai.

Jalan protokol hingga beberapa pasar tradisional terlihat masih dipadati dengan berbagai aktivitas masyarakat. Hanya saja, terlihat pengendara cukup patuh menaati protokol kesehatan dengan memakai masker.

Pantaun Intens.news di kawasan Jakabaring Dekranasda, tim gabungan yang terdiri dari anggota Pol PP, TNI, Dinas Perhubungan hingga Polri, melakukan pemeriksaan terhadap mobil kendaraan, baik berasal dari luar hingga dalam Kota Palembang.

Menurut Ipda Agus, Kapos PAM Dekranasda mengatakan, di hari pertama penerapan PSBB masih dalam tahap sosialisasi. “Ini masih dalam sosialisasi sambil penerapannya,” ujarnya, Rabu (20/5/2020).

Untuk hari pertama ini, lanjut Ipda Agus mengatakan, pihaknya menyasar mobil kendaraan pelat merah yang berasal dari luar Palembang. “Untuk hari pertama kendaraan pelat merah banyak berasal dari dalam Kota dan belum menemukan dari luar Kota,” katanya.

Dia bilang, untuk hari pertama PSBB di Kota Palembang, kepolisian memperketat sejumlah titik yang dianggap masih banyak kerumunan masyarakat. Ada tujuh titik PSBB di Kota Palembang, melalui check point terutama di batas kota dan tengah kota.

“Kemudian hasil kesepakatan RKPD, akan kami tambah jumlah personil terutama di tengah kota,” jelasnya.

Yang jelas, terangnya, akan ditambah frekuensinya mulai dari jumlah personil dan penambahan waktu selama 24 jam. Kemudian kalau mendapati ada warga dari daerah yang ingin pergi ke kota Palembang menggunakan kendaraan akan disuruh putar balik.

“Iya betul, tapi kita lihat nanti. Yang jelas kalau kedapatan ada warga dari daerah pergi ke kota Palembang selama PSBB akan segera kita suruh putar balik, ini semua demi kebaikan kita bersama,” terangnya.

Kemudian ia berharap masyarakat dapat mematuhi dan bersama-sama memutuskan mata rantai penularan virus corona. “Saya harap masyarakat dapat mematuhi PSBB ini, dan mari sama-sama kita memutuskan mata rantai penularan virus korona,” tutupnya.

Salah satu pengemudi, Ayu, warga Jakabaring mengatakan ia tidak keberatan apa yang diberlakukan oleh pemerinta kota palembang, mulai hari ini berlakunya PSBB, ini sangat baik untuk segera mungkin memutuskan mata rantai penyakit virus Corona saat ini.

“Ya saya selaku warga sumsel tidak keberatan adanya PSBB, ini sangat baik agar kehidupan dikota palembang segera mungkin normal, namun itu semua harus kita lakukan secara bersama-sama,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More