intens.news
Mitra Informasi
intens hari raya

Sumsel Zona Merah, Shalat Idul Fitri Tidak Digelar

0 93

Intens.news, PALEMBANG – Mengingat data penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Sumatera Selatan yang telah berada di angka 20.726 atau berada di peringkat ke 14 tingkat nasional. Zona merah di Sumatera Selatan disebut tidak diperbolehkan menggelar shalat Idul Fitri.

Pemerintah Provinsi Sumsel mengimbau kepada warga Sumsel yang berada di wilayah zona merah atau tingkat zona penyebaran tinggi supaya Shalat Tarawih dan Idul Fitri di rumah masing-masing.

“Wilayah dengan zona hijau diperbolehkan mengadakan Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri di masjid dengan hanya boleh 50 persen jamaah. Jika wilayah zona merah, kami imbau agar shalat atau ibadah di rumah saja,” kata Sekda Sumsel, Nasrun Umar, Senin (3/5/2021).

Mantan Kadishub Sumsel ini mengatakan, ada beberapa kegiatan yang difokuskan pihaknya dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro, yakni pada kegiatan keagamaan Bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Instruksi Menteri Agama diimbau agar tidak menggelar Salat Idul Fitri bahkan Salat Tarawih bagi zona merah termasuk zona oranye,” katanya.

Nasrun bilang, memang hal ini menjadi dilema bagi pemerintah, karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Hanya saja, instruksi pemerintah pusat hal ini dilakukan terkait pencegahan COVID-19 di seluruh provinsi.

“PPKM skala Mikro masih dilakukan di dengan membagi wilayah berdasarkan zona penyebaran kasus COVID-19,” katanya.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More