intens.news
Mitra Informasi

Sungai Meluap Sebabkan Irigasi Jebol, 10 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

0 132

Intens.news, LAHAT – Curah hujan di Kabupaten Lahat dalam kurun waktu beberapa hari ini cukup tinggi. Bukan hanya mengakibatkan akses jalan nasional di Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pulau Pinang yang amblas, tapi juga memiliki dampak lain.

Akibat curah hujan yang tinggi, bendungan irigasi pembagi sawah di Sungai Lim untuk tiga desa yakni, Sinjar Bulan, Padang Gumay dan Tanjung Aur, Kecamatan Gumay Ulu jebol sepanjang 8 meter.

Kepala Desa (Kades) Tanjung Aur, Zulkarnain mengatakan, bendungan irigasi jebol pada Minggu kemarin (14/2/2021), sekitar pukul 10.00 WIB. Di mana, Sungai Lim meluap hingga menyebabkan irigasi pembagi sawah jebol.

“Kalau bendungan tidak apa-apa. Hanya saja, irigasi pembagi sawah ke Tanjung Aur yang jebol,” ungkapnya, Senin (15/2/2021).

Dirinya menambahkan, dengan jebolnya irigasi tersebut, setidaknya 10 hektar sawah terancam tidak teraliri air sungai. Hal ini dapat berdampak fatal. Jika tidak segera diperbaiki, para petani bisa gagal panen.

“Untuk saat ini, air Sungai Lim telah surut. Paling tidak warga desa akan gotong royong menyusun batu, supaya air masuk ke irigasi,” ucap Zulkarnain.

Zulkarnain mengharapkan, agar kepada pemerintah untuk turun ke lokasi, mengecek kondisi irigasi yang jebol supaya diperbaiki.

“Pemasang bronjong sepanjang 10 meter. Memang sumber air ke sawah bukan hanya itu, tetapi paling utama air masuk dari bendungan tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Kades Sinjar Bulan, Nanik Diarti mengemukakan, untuk bendungan terletak di kawasan Desa Sinjar Bulan, dan irigasi dibagi ke tiga desa.

“Dikarenakan dua hari ini intensitas hujan tinggi, maka irigasi pembagi sawah jebol, agar kepada instansi terkait dalam waktu dekat dapat diperbaiki,” bebernya.

Terpisah, Bupati Lahat Cik Ujang, mengakui musim penghujan atau curah hujan tinggi seperti ini tanah longsor dan banjir menghantui Kabupaten Lahat.

“Kepada Dinas terkait, BPBD, Pol PP, DLH, Dinkes dan RSUD serta Dinsos untuk siaga 24 jam apa lagi musim penghujan ini akan ada wabah penyakit,” ungkapnya, usai melakukannya vaksinani di Puskemas Bandar Jaya.

Dijelaskan Cik Ujang, sudah ada tanah longsor di Daerah Tanjung Sakti, Jalan Amblas di Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang. “Saya minta Instansi terkait harus stand by 24 termasuk Camat dan Kades harus memantau, bisa diibaratkan saat ini kita dalam keadaan siaga,” katanya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More