intens.news
Mitra Informasi

Suta Nusantara Gandeng Petani Muba Kembangkan Produk CPO Lokal

0 65

Intensnews,PALEMBANG-KUP Suta Nusantara Sumatera Selatan, menggandeng petani sawit di Sumsel hingga dapat lebih maksimal, yang diharapkan membantu produksi sawit agar lebih maksimal. Salah satunya dengan mengembangkan mesin miniplant CPO karya Kuspandi, yang dapat memproduksi CPO 500 kilogram perjam.

Hal itu terungkap dalam pelaksanaan MoU antara KUP Suta Nusantara dengan Petani sawit desa Kepayang kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba. MoU berlangsung di kantor Suta Nusantara, Rabu (15/9/2021).

Ketua KUP Suta Nusantara Sumsel, Arie Wijaya S.STP. M.Si kepada wartawan mengatakan, Suta Nusantara saat ini sedang membangun pengembangan produk CPO berbasis petani lokal. Lewat miniplant CPO, maka produksi sawit petani bisa dapat di maksimalkan.

“ Mesin ini adalah pengolahan buah sawit yang mampu memproduksi CPO dengan kapasitas 500 kilogram perjam.  Jadi, seharinya bisa mencapai 5 – 10 ton produksi CPO yang sawitnya dari masyarakat setempat,” kata Arie Wijaya.

Dia menjelaskan, hal ini penting untuk di laksanakan secara berkesinambungan, khususnya bagi para petani sawit lokal. Sebab, meski petani telah menghasilkan buah sawit namun tidak semua buah sawit tersebut di tampung oleh pabrik berskala besar.

“Karena banyak buah-buah sawit yang tidak diterima oleh pabrik, karena tidak masuk kategori tandan buah segar. Misalkan buah sawit yang runtuh dari pohonnya, biasanya akan dibuang dan membusuk. Tapi dengan mesin ini, sawit tersebut tetap bisa di olah menjadi CPU,” jelas Ketua Yayasan Hane (Hati Nurani Entrepreneur) ini.

Arie Wijaya menegaskan, dengan mesin pengolahan tersebut diharapkan dapat membantu mensejahterakan petani sawit, karena produk hasil pertanian mereka tetap bisa  memberi hasil yang diharapkan membantu mensejahterakan.

“Mesin ini sudah kita uji coba di Kawasan Mesuji OKI. Dan Alhamdulillah mendapat respon yang bagus dari para petani. Dan hingga kini masih terus digunakan untuk memproduksi cpo lokal,” tambah dia.

Diharapkan, dengan pengembangan Kerjasama dengan kelompok tani di Muba, maka akan semakin banyak petani yang mendapatkan tambahan hasil. Meski saat ini program tersebut masih dilakukan secara perorangan, yang kedepan akan menyentuh kelompok-kelompok petani sawit besar.

“Sawit Sumsel ini berpotensi paling besar,  sayangnya petaninya belum sejahtera. Dan salah satu upayanya yakni dengan memproduksi CPO sendiri. Yang produk CPO nya juga sudah kami sediakan pasarnya,” kata dia.

Yang pasti, meski CPO hasil produksi rakyat tersebut berjalan namun tidak akan mengganggu produksi pabrik-pabrik cpo besar.

Senada dikatakan Isbandi, Petani sawti asal Desa Kepayang Muba. Menurut dia, pihaknya tertarik bekerjasama pembangunan Miniplant CPO, karena melihat produk karya Isbandi yang menjadi alternatif pengembangan sawit dan CPO lokal.

Dia menjelaskan, mesin CPO tersebut juga berukuran mini dan dapat dipasang dilokasi lahan sawit masyarakat. Dia optmis, hasil produk CPO dari mesin miniplant tersebut akan membantu petani agar lebih sejahtera.

“Kami harapkan hasil cpo lokal dari mesin miniplant ini dapat membantu masyarakat hingga lebih sejahtera,” pungkas dia.

Editor: Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More