intens.news
Mitra Informasi

Tahun Ini Sumsel Bakal Bisa Ekspor Beras

0 32

Intensnews,PALEMBANG-Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menargetkan Provinsi Sumatera Selatan tahun ini bisa melakukan Ekspor beras. Hal ini dijelaskan Mentan saat melakukan sidak penggilingan padi terbesar di Sumsel, Minggu (4/4/2021). 

Menurut Syahrul Yasin, produksi beras Sumsel setiap tahunnya selalu mengalami surplus dan Sumsel merupakan penghasil beras ke lima Nasional. Hal ini membuat Mentan menargetkan di tahun 2021 ini beras Sumatera Selatan (Sumsel) harus masuk pasar ekspor.

“Kita harus siap ekspor beras ditahun ini. Untuk meningkatkan pendapatan petani dan juga kestabilan Harga. Salah satunya di Sumatera Selatan ini sebagai sentra produksi beras,” kata Yasin Limpo.

Ia menjelaskan, setiap negara dan daerah memiliki kebebasan untuk melakukan ekspor. Pihaknya juga menilai produksi hasil pertanian di Sumsel berlebihan serta memiliki akselerasi yang cukup baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sumsel punya kelebihan produktivitas hasil pertanian. Overstock ini bisa kita lempar (ekspor) ke luar untuk negara-negara tertentu yang membutuhkan,” ungkapnya. 

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru menerangkan jika keinginan untuk melakukan ekspor beras sangat beralasan karena produksi pangan di Sumsel sangat berlimpah. Seperti diketahui berdasarkan data ketersediaan dari 15 pangan strategis di Sumsel sejauh ini tidak perlu dikhawatirkan. 

“Ketersediaan beras sebesar 2,7 juta ton GKG di Sumsel, sementara kebutuhan hanya sekitar 850 ribu ton, sehingga surplus beras tercatat sebanyak 1,8 juta ton GKG,” kata Deru. 

Diakuinya, sejumlah komoditas yang telah di ekspor seperti karet, sawit dan kopi dilakukan melalui Lampung. Pihaknya mendorong adanya percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. 

“Beras, kopi, sawit dan karet ini kita ingin ekspor melalui Sumsel. Tidak melalui Lampung lagi. Karenanya untuk mendukung itu, kita sedang menggencarkan pembangunan infrastruktur pendukung, seperti Pelabuhan Tanjung Carat,” ucapnya. 

Perlu diketahui, produksi padi Provinsi Sumsel tahun 2020 mencapai 2,74 juta ton GKG atau setara 1,57 juta ton beras dan terjadi surplus 622.306 ton beras. Adapun potensi panen Januari-April 2021 Provinsi Sumsel seluas 405.404 hektar dan luas panen bulan April ini mencapai 84.216 hektar.

Editor: Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More