intens.news
Mitra Informasi

Tak Ada Tower, Pinggir Sungai Musi Jadi Tempat Daring

0 82

Intens.news, EMPAT LAWANG – Ketiadaan tower membuat Doni dan kawan-kawannya di Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang harus rela ke pinggiran sungai musi untuk mengejar sinyal agar bisa kuliah daring.

“Di desa kami memang tak ada tower, beda dengan desa lain. Jadi tiap kali kuliah daring kami terpaksa ke pinggir sungai musi biar dapat sinyal. Itu pun sinyalnya tidak terlalu kuat,” kata Doni, Senin (19/10/2020).

Agar kuliah daring terasa nyaman, Doni dan sepuluh orang temannya dari berbagai universitas membuat tempat duduk di pinggir Sungai Musi.

“Kami buat tempat duduk di pinggir sungai. Kalau bahasa dusunnya itu kami buat emben,” ucapnya.

Keterbatasan sinyal membuat kuliah daring tidak berjalan lancar. Kadang Doni harus bolos kuliah karena meski sudah ke pinggir sungai tapi sinyal lemah. Bahkan ada juga temannya yang terpaksa merelakan ponselnya rusak gara-gara terjatuh ke dalam sungai.

Doni berharap, di desanya segera dibangun tower agar bisa memiliki sinyal dan dapat mempermudah kuliah daring.

“Sementara untuk kampus kami sendiri diharapkan agar lebih banyak menyediakan kuota. Karena dalam sejam bisa menghabiskan satu sampai dua GB kuota. Kami ini orang desa, tidak sanggup untuk membeli kuota yang banyak,” ujar Doni.

Mahasiswa lainnya, Riska merasakan hal yang sama. Senada dengan Doni, ia merasa kesulitan kuliah daring. “Untungnya kami ramai-ramai kuliah di pinggir sungai musi. Jadi tidak terlalu takut,” tutur Riska.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More