intens.news
Mitra Informasi

Tak Diberi Uang untuk Beli Aibon, Aziz Pukul dan Tendang Ibu Kandungnya

0 52

Intens.news, PALEMBANG – Polisi berhasil mengamankan seorang pemuda yang melakukan pemukulan dan menendang ibu kandungnya. Pria yang tega menganiaya ibunya itu ialah Aziz (18), warga Jalan Pasiran, RT 26 RW 06 Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang.

Sebelum diamankan, aksi pelaku sempat viral di media sosial (Medsos). Setelah aksinya menyebar di dunia maya, Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, dipimpin langsung AKP Robert P Sihombing, kemudian melakukan penangkapan. Saat ini pelaku sudah digelandang ke Mapolrestabes Palembang.

Kepada petugas, Aziz mengaku menyesal dan sudah meminta maaf dengan ibunya. Dia sendiri tega menganiaya wanita yang telah melahirkannya itu karena tidak diberi uang untuk membeli rokok dan lem aibon.

Pasalnya minta duit, dak dikasih jadi aku kesal. Duit untuk beli rokok dan lem aibon,” kata Aziz, Senin (30/11/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana, mengatakan pelaku diamankan usai pihaknya mendapatkan laporan terkait anak menganiaya ibu kandung yang viral di medsos.

“Dari laporan masyarakat dan postingan di berbagai akun medsos Instagram, kita melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Edi.

Setelah memperoleh informasi, polisi melakukan pencarian keberadaan korban dan pelaku. “Awalnya kita menemukan ibu dan bapak kandungnya, dan menurut keterangan mereka anaknya ini mengalami gangguan kejiwaan atau stres yang sewaktu-waktu kambuh,” jelasnya.

Dia menyebut, kejadian ini sudah berulang kali terjadi, makanya pihaknya mencari keberadaan pelaku karena sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah.

“Baru Minggu kemarin (29/11/2020) kita menemukan pelaku, dan memang hasil pemeriksaan didapatkan pelaku mengalami gangguan jiwa. Dan ibu korban tidak akan melakukan penuntutan terhadap pelaku,” terang Edi.

“Pelaku hanya kita amankan saja dan tidak ditahan. Kita amankan saja 1×24 jam, lalu kita pulangkan,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More