intens.news
Mitra Informasi

Takut Disalahgunakan, Barang Bukti Perkara Dimusnahkan

0 27

Intens.news, PAGAR ALAM – Sejumlah barang bukti (BB) dari 24 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Incrah) priode Januari-Juni 2021 yang ada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan menggunakan mesin gerinda.

Pemusnahan BB yang didominasi oleh perkara narkotika jenis ganja dan sabu tersebut dilakukan oleh Kejari Kota Pagar Alam M Zuhri bersama Walikota Alpian Maskoni dan diikuti beberapa pihak lain seperti Pengadilan Negeri, Lapas Klas III, BNN serta Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam di Halaman Kajari, Kamis (15/7/2021).

Kajari Kota Pagar Alam M Zuhri mengatakan, bahwa tujuan dari pemusnahan BB ini adalah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyalahgunaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Pagar Alam.

“Karena banyak hal yang dikhawatirkan jika BB tersebut tidak dimusnahkan seperti rusak, hilang atau jumlahnya berkurang,” ucap Kejari.

Ia mengatakan, dari 24 Perkara yang BB yang dimusnahkan ini 21 diantaranya tindak pidana narkotika jenis ganja dan sabu, sedangkan perkara 3 perkara umum yakni berupa senjata tajam (Sajam) dan senjata api rakitan.

Menurutnya, jika melihat jumlah yang ada tindak pidana narkotika justru lebih dominan, yang indikatornya bukan menurun dari tahun ketahun namun justru meningkat, tercatat dari perkara narkotika yang ada dari Januari-Juni 2021 ada sebanyak Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP).

“Dan saat ini barang bukti berupa fisik atau terpidananya sudah dilimpahkan ke ke Lapas Klas III Kota Pagar Alam,” jelasnya.

Sementara Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni menambahkan, bahwa pemerintah Kota Pagar Alam sangat mengapresiasi apa yang dilakukan penegak hukum dalam memberantas segala macam bentuk tindak pidana di wilayah hukum kota Pagar Alam.

“Tak dipungkiri, bahwa penyalagunaan narkotika di Kota Pagar Alam masih cukup tinggi, sehingga perlu dibutuhkan peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan ini,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More