intens.news
Mitra Informasi

Tanpa Tatap Muka, SMK Negeri 5 Tetap Ujian di Tengah Wabah Virus Corona

0 94

Intens.news, PALEMBANG – Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel) meminta agar Ujian Satuan Pendidikan (USP) tingkat SMA/SMK dilakukan melakukan media daring atau secara online. Keputusan itu diambil Dinas Pendidikan menyusul semakin merebaknya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

“Sejak merebaknya Covid-19, pemerintah telah membatasi aktivitas tatap muka, termasuk di dunia pendidikan. Mengingat saat ini siswa SMK sedang melaksanakan USP, maka kami imbau kepada SMA/SMK bisa menggelarnya lewat daring atau dalam jaringan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Reza Pahlevi, saat meninjau operator SMK Negeri 5 Palembang, dalam pelaksanaan USP, Selasa (24/3/2020).

Sebagai sekolah pertama yang telah menerapkan USP daring, Reza berharap agar sekolah tersebut menjadi sekolah bagi sekolah lain di Sumsel untuk menerapkan kebijakan serupa.

“Hari ini kita melakukan pantauan di SMK Negeri 5 Palembang yang menggelar USP daring dan kita juga sudah lihat lancar, ujian tanpa harus tatap muka,” ujarnya.

Reza menambahkan, bahwa teknologi adalah bagian yang tak terpisahkan, sehingga ia mengimbau kepada SMA/SMK di Sumsel agar bisa melakukan daring jika memungkinkan dilakukan oleh operator sekolah.

“Karena ini sudah tuntutan zaman, secara bertahap, sekarang sudah kita pikirkan soal jaringan, terutama yang di daerah,” ujarnya.

Senada dikatakan Kepala SMK Negeri 5 Palembang, Zulfikri, mengatakan bahwa USP daring yang dilakukan tak lain adalah guna mencegah penyebaran Covid-19. “Selain untuk pencegahan Covid-19, ini juga sekaligus menerapkan teknologi bahwa ujian bisa dilakukan tak hanya lewat tatap muka, tapi daring juga,” terangnya.

Menurut Zulfikri, awal terlaksananya USP daring ini setelah pihaknya mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan. Di mana usulan dari SMK Negeri 5 Palembang diajukan kemarin, Senin (23/3/2020).

“Dan hari ini dimulai pelaksanaan. Alhamdulillah lancar dilakukan oleh operator dan diikuti oleh 426 siswa. Pelaksanaan USP ini dilaksanakan sampai 30 Maret mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) para siswa diberi akun dan melalui gawai sebagai perangkat lunak disambungkan melalui daring yang kemudian akan diatur oleh server yang ada di sekolah.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More