intens.news
Mitra Informasi

Tanpa Toleransi, Polres Pagaralam Bubarkan Perkumpulan Hingga ke Pos Kamling

0 154

intens.news, PAGARALAM – Dalam raziah gabungan yang dilakukan serentak oleh jajaran Polda Sumsel untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, jajaran Polres Pagaralam tidak memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan perkumpulan yang dinilai tak produktif (tak berguna) seperti nongkrong atau kongkow biasa di wilayah hukum Kota Pagaralam.

Melalui razia yang dilakukan, pada jumat (27/3/2020) malam, aparat membubarkan beberapa titik perkumpulan baik itu anak muda maupun orang tua dibubarkan. mereka disuruh pulang kerumah masing-masing, bahkan kegiatan seperti main domino sambil jaga malam pun dihentikan.

Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, mengatakan bahwa razia ini juga tidak semata hanya membubarkan perkumpulan massa, namun juga diiringi dengan sosialisasi Covid-19 dan himbauan agar masyarkat dapat mematuhi kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Tujuan utama kita adalah untuk mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona di Kota Pagar Alam dan sekaligus diberikan himbauhan sesuai dengan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona di Kota Pagar Alam,,” katanya.

Kapolres mengatakan, adapun titik dari razia yang dilakukan serentak yakni kawasan Pasar Dempo Permai sekaligus memberikan himbauan kepada para masyarakat yang lagi nonkrong dan berkumpul berjumlah 20 (Dua Puluh) orang. Di Seputaran Lapangan Merdeka Alun Alun Utara Memberikan Himbauan kepada pemuda yang sedang nongkrong berjumalah 10 (Sepuluh) orang, di tempat Pos Kamling Desa Mekar Alam memberikan himbauan kepada yang masyarakat yang kumpul sedang main Domino berjumlah 8 (Delapan) orang, Simpang Manna Kota Pagar Alam dan tempat Rental Play Station Talang Jelatang Kota Pagar Alam, serta di Caffe Ruang Senja Jalan Gunung Kota Pagar Alam.

“Dan Alhamdulillah semuanya faham dan mengerti ketika diberikan himbauan oleh aparat yang melakukan razia,dan diharapkan ini tidak diulangi lagi semassa sitkon terhadap wabah covid-19 belum menentukan,” tandasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More