intens.news
Mitra Informasi

Terciduk Curi Alat Semprot Hama, HR Dijebloskan ke Penjara

0 164

Intens.news, PAGARALAM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pagaralam mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Kota Pagaralam.

Satreskrim dibawah Pimpinan Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara, mengamankan HR (43), warga Jalan Serma Marzuki, Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan yang ditangkap pada Selasa (30/6/2020), sekira pukul 23.00 WIB.

Informasi yang didapat Intens.news, bahwa tersangka dilaporkan FEB (34) warga Suka Makmur Kelurahan Sukorejo Kecamatan Pagaralam Utara, dengan nomor laporan polisi: B-57/VI/2020/SUMSEL/RES P.ALAM/tanggal 30 Juni 2020.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, didampingi Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara mengatakan, bahwa kronologis kejadian saat FEB dengan seorang temannya yakni EF, berada di dalam pondok yang kebetulan tidak jauh berada dari warung milik FEB, yakni di Curup Embun Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagaralam Utara.

Kemudian keduanya mendengar suara mobil berhenti dipinggir jalan, dan langsung keluar untuk mengetahui siapa yang datang dengan mendekati mobil tersebut. Ternyata, di dalam mobil tersebut sudah ada 3 unit alat semprot hama berwarna putih.

Antara lain, merk Solo seta satu unit, alat penyemprot hama electric berwarna biru dan satu unit merk CBA yang merupakan milik FEB. Sementara 2 orang pemilik mobil tersebut sudah berada di warung milik FEB.

“Karena ketahuan pemilik warung, kedua orang yang sudah berada di dalam pun berusaha melarikan diri. Namun satu berhasil ditangkap dan menyerahkan diri. Sementara satu orang lainnya yang merupakan kawan tersangka melarikan diri,” jelas Kasat Reskrim AKP Acep Yuli, Jum’at (3/7/2020).

Setelah itu, kata Acep, FEB langsung menelpon anggota Polres bahwa dirinya sudah mengamankan seorang tersangka yakni HR. Saat itu juga anggota langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan HR.

“Tersangka dan beberapa barang bukti sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka terancam dikenai pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Sementara satu orang teman dari HR yang berhasil melarikan diri saat ini kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” tegasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More