intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita
KIRI
KANAN

Tergiur Kendaraan Murah di Medsos, Warga Palembang Tertipu Belasan Juta Rupiah

0 48

Intens.news, PALEMBANG – Penipuan di media sosial Facebook kembali memakan korban. Kali ini dialami Erlan Adi Sucipto (48) warga Lorong Perguruan Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju Palembang. Akibat kejadian ini, ia pun mengalami kerugian uang tunai Rp 12 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (14/08/2019).

Kepada petugas piket SPKT, ia menuturkan, kejadian bermula saat ia melihat postingan iklan kendaraan mobil dan motor di Facebook dengan harga murah.

“Dari postingan itu saya lihat untuk kendaraan Daihatsu Grand Max seharga Rp 30 juta dan Yamaha NMax Rp 5 juta, melihat harganya yang sangat murah, saya pun tertarik untuk membeli,” kata Erlan.

Kemudian ia menghubungi pemilik akun tersebut hingga bertukaran nomor telepon dan berlanjut hingga negosiasi harga. Setelah sepakat denga harga, ia mentransferkan sejumlah uang sebagai tanda jadi .

“Sebagai tanda jadi dia meminta saya untuk mentransferkan uang Rp 6 juta ke rekening BRI atas nama Deby Apriani,” ujarnya

Awalnya ia sempat ragu saat akan mentransfer uang tersebut, namun pelaku terus meyakinkan korban. “Ia mengirimkan beberapa foto-foto kendaraan yang mau saya beli itu,” bebernya

Melihat foto-foto tersebut, ia akhrinya mentransferkan uang melalui ATM di kawasan Plaju Palembang pada Kamis (9/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Usai mentransferkan uang tersebut, saya kemudian menelpon terlapor dan dia bilang barang akan segera dikirim,” ungkapnya.

Namun beberapa jam kemudian, terlapor menelpon pelapor meminta mentransferkan uang Rp 6 juta lagi untuk keperluan berkas kedua kendaraan tersebut. Namun Ia sempat menolak karena tidak sesuai dengan awal perjanjian.

“Sebenarnya disini saya mulai curiga karena dia meminta lagi uang ke saya. Tapi kali ini tidak saya turuti, lalu beberapa saat kemudian saya mencoba menghubungi Hp terlapor tapi tidak aktif lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas Iptu Tohirin, membenarkan adanya laporan terkait Penipuan dan penggelapan yang dialami korban. “Laporan sudah kita terima dan akan kita tindak lanjuti,” singkatnya.

Editor: Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More