intens.news
Mitra Informasi

Terkait Perkara Korupsi Jual Beli Gas, PT PDPDE Kembalikan Uang Fee Rp 652 Juta ke Kejati Sumsel

0 112

Intens.news, PALEMBANG – Kasus perkara korupsi jual beli gas daerah dari PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi ( PDPDE) masih terus diusut Kejaksaan Tinggi Sumsel hingga hari ini. 

Plt Kejati Sumsel Oktavianus menyatakan, bahwa dalam perkara ini pihaknya telah menerima pengembalian uang fee senilai Rp 652 juta.

Dijelaskannya lebih lanjut uang tersebut dikembalikan oleh Pt Mulya Tara Mandiri yang merupakan mitra bisnis dari PT PDPDE.

“PT Mulya Tara Mandiri mempunyai itikad baik dengan mengembalikan uang fee yang diterimanya,” ujar Oktovianus, Senin (30/11/2020).

Ia menjelaskan, ada 7 perusahaan yang satu diantaranya merupakan PT Mulya Tara Mandiri diduga telah menerima aliran dana fee dari penjualan gas oleh PT. PDPE.

Tidak dijelaskan secara pasti siapa saja nama 6 perusahaan lain yang diduga telah menerima aliran dana.

Meski begitu Oktovianus memastikan bahwa pengembalian uang kerugian negara yang dilakukan, tidak akan menghapus tindak pidana terhadap suatu perkara.

“Penyidikan dalam kasus ini masih berlangsung dan penghitungan uang negara masih dilakukan oleh BPK,” kata dia.

Diketahui kasus korupsi dalam operasional PT. PDPE cukup menarik perhatian masyarakat khususnya di Sumatera Selatan.

Sebab dalam perjalanan penyidikan kasus ini, sudah banyak saksi yang telah diperiksa Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumsel.

Diantaranya sejumlah pejabat dan mantan pejabat Pemprov Sumsel, saksi dari pihak PT PDPDE, serta saksi dari pihak swasta.

Pengungkapan tersangka dalam kasus korupsi PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) masih berproses panjang, yang mana Kejati Sumsel kembali memanggil sejumlah saksi untuk pemeriksaan kerugian negara. Kamis (24/9).

Menurut Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel Khaidirman menyatakan bahwa Sejumlah saksi telah diperiksa di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI yang mana penyidikan tersebut ditangani oleh Kejati Sumsel.

“Belum lama ini sejumlah saksi kembali kami datangkan dan telah diperiksa di BPK RI di Jakarta, jumlah saksinya lebih dari satu. Namun untuk identitas saksi-saksi tersebut kami tidak dapat sampaikan secara detail, namun yang jelas para saksi itu merupakan pihak dari PT PDPDE,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More