intens.news
Mitra Informasi

Terkait PPh Terhadap Penghuni Rusunawa di Kasnariansyah, Ini Tanggapan PT SP2J

0 42

Intens.news, PALEMBANG – Manager Property  PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya ( SP2J), Mardiana, membenarkan adanya PPh yang dibebankan ke penghuni rusunawa sebesar 10 persen yang akan diberlakukan bulan depan.

Dijelaskannya, kebijakan ini berdasarkan Peraturan Direktur Jendral Pajak, pasal 4 ayat 2 UU nomor 36 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 34 tahun 2017 tentang pajak penghasilan atas penghasilan dari persewaan tanah dan bangunan.

“Dari peraturan itu menurut orang pajak jenis usaha bangunan rumah susun sederhana itu masuk kategori sehingga dikenakan tarif sebesar 10 persen dari jumlah bruto persewaan,” ucapnya saat dihubungi melalui via sambung telepon, Jumt (23/10/2020).

Mengacu dari peraturan yang diberikan oleh pelaksana pajak PPh, maka pihaknya pun menyampaikan hal ini melalui surat dari direksi SP2J dan surat kantor pajak, agar masyarakat percaya.

“Sebenarnya tarif sewa tidak ada kenaikan, tetap Rp 300-400 ribu. Namun Karena kita diminta dari keuangan pajak dan sesuai aturannya tetap harus dikenakan sehingga PPh ini dibebankan ke penghuni. Kita tidak bisa mengcovernya sebab untuk operasional saja sudah minim,” ujarnya singkat.

Mardiana menambahkan, pemberlakukan pengenaan PPh yang menjadi beban penghuni harusnya mulai bulan ini. Namun, pihaknya berupaya untuk mensosialisasikan terlebih dahulu baru di bulan berikutnya diterapkan.

“Kita sosialisasi dulu, agar masyarakat paham. Bukan tarif sewa yang naik tapi karena ada penarikan pajak dari Kantor Pajak,” tutupnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More