intens.news
Mitra Informasi

Tidak Ada Surat Izin, Tujuh Pengusaha Depot Kayu Dipanggil Polisi

0 80

Intens.news, PALEMBANG – Sat Sabhara Unit Tipiring Palembang dan Satuan Polisi Pamong Praja, mendatangi tujuh pemilik usaha depot kayu dan panglong di kawasan Seberang Ulu I dan Jakabaring, Kamis (21/1/2021).

Kedatangan petugas tersebut, dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda), karena pemilik usaha, diduga tidak memiliki perizinan yang legal.

Giat tersebut, digelar resmi tim gabungan dari Anggota Unit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Palembang dan Satuan Polisi Pamong Praja. Kehadiran petugas ini pun menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Giat itu disebut bertujuan untuk melakukan penindakan terhadap keluhan masyarakat akan maraknya depot kayu atau panglong yang tidak dilengkapi dengan dokumen perizinan.

“Di lapangan kita mendatangi tujuh depot kayu atau panglong untuk melakukan pemeriksaan surat surat perizinan,” kata Kanit Turjawali Sabhara Polrestabes Palembang, Iptu Ahmad Yani.

Dia bilang, untuk depot yang tidak ada surat surat, pemiliknya dipanggil dan diperiksa. “Kita lakukan pemanggilan apabila depot atau panglong tidak melengkapi surat-surat yang resmi,” terangnya.

Sementara itu, Nazaruddin, salah satu pengurus depot yang tidak dapat menunjukkan perizinan kepada petugas mengatakan, dirinya sama sekali tidak mengetahui dan sama sekali belum pernah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan terkait perizinan usaha depotnya tersebut.

“Kami biasa berurusan dengan Satpol PP. Kami disini cuma sewa tempat. Selama ini tidak pernah ada yang datang kesini tanyakan hal seperti ini. Untuk bagaimana selanjutnya saya bersedia memenuhi panggilan polisi,” ucapnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More