intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita
KIRI
KANAN

Tidak Dipungut Pajak, Pedagang Pecel Lele di Palembang Ucap Syukur

0 184

Intens.news, PALEMBANG – Paguyuban Pedagang  Pecel Lele Lamongan kota Palembang sedikit bernapas lega. Pasalnya, Badan Pengelolah Pajak Daerah (BPPD) kota Palembang tidak memberlakukan wajib pungut.

“Alhmdulilah akhirnya kami jelas semua masalah permasalahan pajak ini, dimana 90 persen para pedagang pecel lele tidak kena pajak,” ungkapkan Kepala Paguyuban Pecel Lele Lamongan Bersatu, H Sisam Hadi, bersama ratusan pedagang saat mengikuti sosialisasi  wajib pungut, di kantor BPPD Palembang, Rabu (11/09/2019).

Menurutnya, selama ini pedagang-pedagang pecel lele tenda terprovokasi bahwa ada pungutan pajak 10 persen bagi para pengusaha. “Awalnya takutlah adanya isu pungutan pajak ini,” akunya.

Kendati demikian, sambung Sisam, para pedagang masih tetap akan memberikan kontribusi kepada pemerintah kota Palembang terkait Pendapatan Asli Daerah.

“Ratusan pedagang akan melakukan urunan (pengumpulan duet) akan diserahakan ke BPPD setiap bulan,” terangnya.

Ditempat sama, Kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin, mengatakan, jika pihaknya mengajak paguyuban pedagang pecel lele duduk bersama memberikan pemahaman mana usaha yang kena pajak mana yang tidak.

“Kita memberikan informasi yang jelas pelaku usaha yang kena pungut pajak, BPPD memastikan UMKM tidak terkena pajak,” jelasnya.

Para pedagang, kata Sulaiman, merasa puas setelah dilakukan sosialisasi secara langsung apa itu pajak daerah, pajak restoran dan lainya. Mengingat kota Palembang buka kota penghasil kekayaan alam.

“Jadi selama ini mereka terprovokasi oleh pihak yang tidak bekompeten, BPPD tidak menyasar pedagang yang tidak termasuk dalam perda Nomor 2 tahun 2018,” ulasnya.

Ia menambahkan, kepada para pedagang atau UMKM jika ada oknum yang mengatasnamakan BPPD untuk menagih pajak  agar tidak memberikan uang.

“Salurkan langsung ke BPPD, tidak ada bayar ditempat semua melalui bank, karena hasil pajak mereka untuk pembangunan Kota Palembang,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More