intens.news
Mitra Informasi

Tiga Organisasi Wartawan di Empat Lawang Beri Santunan kepada Ibu Elmi

0 70

Inten.news, EMPAT LAWANG – Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan, Organisasi Kewartawanan PWI, IWO, dan SMSI memberikan bantuan kepada Ibu Elmi, warga Umo Jati, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Jumat (30/04/2021).

Ibu Elmi yang belum lama ini beritanya viral di media sosial maupun media online dan cetak lantaran ketidakpedulian pemerintah terkait nasib Ibu Elmi warga miskin, yang sudah menjanda 17 tahun serta memiliki penyakit kanker payudara stadium lanjut.

Saat ditemui rombongan wartawan di RSUD Empat Lawang, tubuhnya masih terlihat pucat dan lemas, Ibu Elmi mengatakan, dirinya dibawa ke rumah sakit, berkat bantuan dari Puskes terdekat, dan saat ini telah menjalani perawatan, yang mana 3 kantong darah telah di transfusi di tubuhnya.

”Satu kali lagi transfusi darah, sudah itu boleh di suruh balek oleh dokter,” ungkapnya kepada wartawan.

Ditanya perihal pengobatan lanjutan, maupun rujukan ke Palembang terhadap penyakit yang dideritanya, Ibu Elmi mengatakan, belum ada perintah dari rumah sakit.

”Kalo rujukan belum ada, kami hanya diberi tahu, kalau sudah transfusi darah terakhir, kami sudah boleh pulang ,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Empat Lawang Be y Syafrin sekaligus mewakili dari Organisasi IWO dan SMSI mengatakan bahwa bantuan yang diberikan untuk ibu Elmi, merupakan wujud kepedulian insan pers di Empat Lawang, dalam membantu sesama muslim.

”Alhamdulillah seluruh jurnalis di Empat Lawang berdonasi untuk ibu Elmi, Semoga Ibu Elmi lekas di berikan kesembuhan, ” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Sera (18), yang tak lain anak semata wayangnya ibu Elmi, saat ditanya perihal sekolahnya yang sempat terhenti, Sera mengatakan, dirinya sangat ingin sekolah sebab dari lulus SMP sudah tidak melanjutkan sekolah lagi, tapi di sisi lain dirinya harus merawat ibu Elmi yang sedang sakit.

“Sebenarnya sayang, ingin sekali melanjutkan sekolah kak tapi di sisi lain saya juga harus merawat ibu, jika saya sekolah siapa yang akan merawat ibu,” ungkap Sera sambil meneteskan air mata.

editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More