intens.news
Mitra Informasi

Tipu Member Hingga Ratusan Juta, Lulusan Dokter Gigi asal Medan Ditangkap Jatanras Polda Sumsel

0 124

Intens.news, PALEMBANG – Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menangkap Citra Silvana (30), pelaku penipuan Arisan online bernilai ratusan juta yang ditangkap dikediamanya di kota Medan.

Penangkapan tersebut didasari adanya dua laporan terkait penipuan dan penggelapan. Kedua korban yakni Budi Hidayat dan Susan dikarenakan merasa haknya saat menarik arisan tidak diberikan oleh owner arisan online yang ia ikuti lantas korban putuskan membuat laporan kepolisian.

Diketahui owner arisan selaku pelaku tersebut domisili di kota Medan persisnya di Dusun Syahbanda Hasan Medan dan merupakan lulusan kedokteran gigi di salah satu universitas di Sumatera Utara (Sumut).

Untuk mekanisme arisan tersebut, Owner dan para member arisan tidak pernah tatap muka sebelumnya dan hanya komunikasi via WhatsApp (Wa) dan melaksanakan arisan via grup Wa.

Mendapati laporan tersebut, Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin Kompol Bakhtiar bergerak cepat mencari keberadaan pelaku di Medan pada (6/1/2021), setelah sampainya di rumah pelaku, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polda Sumut.

Lalu pelaku dibawa ke Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan pada Rabu (13/1/2021).

Modusnya pelaku mengajak korban Budi Hidayat dan Susan untuk ikut bermain arisan online melalui Medsos yakni via Wa namun ketika hak korban atas nama Budi Hidayat di tanggal 1 Juli 2020 seharusnya narik arisan, namun pelaku tidak memberikan uang tersebut pada korban.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, bila ada masyarakat lain yang dirasa juga dirugikan silahkan untuk membuat laporan.

“Mungkin ada lagi yang lain akan melapor karena sejauh ini baru ada 2 masyarakat Palembang yang melapor, untuk kerugianya ada yang sebesar 40 Juta, 88 Juta hingga 410 juta, namun untuk kerugian masyarakat lain dibawah itu juga banyak,” kata dia. Rabu (13/1/2021).

Sementara itu, pelaku menyebutkan bahwa arisan tersebut terpaksa terhenti karena ada member yang tidak membayar.

“Gara – gara Budi itu yang melarikan uang saya, tapi dia yang melaporkan saya, arisan saya 15 kloter terpaksa berhenti,” jelas pelaku.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More