intens.news
Mitra Informasi

UIN Radan Fatah Mulai Melirik Dunia Startup Development

0 72

Intens.news, PALEMBANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mulai melirik dunia Startup Development, salah satu alasannya  melihat  peluang bisnis saat ini  memang menjanjikan.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof  Dr  HM Sirozi PhD mengatakan, saat ini trend generasi milenial sudah mengarah kepada basis pengembangan aplikasi berbasis IT.

“Ide yang memiliki nilai bisnis ini menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mengambang potensi mahasiswa bidang bisnis. Ini sudah kita mulai, namanya Rafa Startup Development. hari ini baru kita launching,” ungkap Sirozi, Kamis (09/01/2020).

Dijelaskan Sirozi,  Rafa Startup Development akan difasilitas oleh kampus dalam pengembangannya. seperti penyediaan internet, fasilitas, sosialiasi dan lain sebagainya. “Nanti akan kita sandingkan dengan Career Development Center (CDC). sehingga bisa mengurangi potensi pengangguran alumni kita,” terangnya.

Menurut Sirozi,  Rafa Startup Development menampung semua elemen civitas akademika kampus mulai dari mahasiswa, dosen bahkan masyarakat umum termasuk para wartawan.

“Kita juga akan mengembangan Rafa Startup Development bisa memberikan pelatihan kepada mahasiswa. sehingga alumni UIN setelah lulus memiliki skill bisnis dan memiliki sertifikat yang bisa digunakan sebagai pendukung saat melamar bekerja,” ucapnya.

“Ini sangat baik sekali untuk menampung peluang bisnis dan para pecinta bisnis berbasis IT, terutama bagi mahasiswa. Kita ingin lahir para pembisnis syariah dari alumni kita yang berkecimpung di dunia bisnis berbasis IT,” tambahnya.

Sirozi berharap, keberadaan Rafa Startup Development bisa menjawab tantangan zaman saat ini. “Serta bisa menjadi pemicu terbentuknya peluang pekerjaan baru bagi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More