intens.news
Mitra Informasi

Update Corona di Sumsel : Positif Bertambah Didominasi Kabupaten Banyuasian

0 159

Intens.news, PALEMBANG – Hari kedua penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di dua wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), kasus pasien positif yang terinfeksi wabah virus Corona (Covid-19) kembali mengalami penambahan secara signifikan.

Berdasarkan data yang diumumkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, jumlah kasus pasien di Sumsel mengalami penambahan 28 orang. Sehingga total pasien positif berjumlah 674 orang.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan, dari penambahan 28 kasus baru tersebut, Kabupaten Banyuasin merupakan yang terbanyak, yaitu 16 orang.

“Kemudian dari kota Palembang (7 orang), Ogan Ilir (1 orang), Lubuk Linggau (1 orang), Musi Banyuasin (1 orang), OKU Timur (1 orang) dan Prabumulih (1 orang). Semuanya merupakan kasus transmisi lokal,” katanya, Kamis (21/5/2020).

Selain mengumumkan 28 orang penambahan baru, dirinya juga mengkonfirmasi adanya penambahan 1 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Sehingga total pasien sembuh sampai hari ini berjumlah 78 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 21 orang.

“Dari total keseluruhan pasien Covid-19 meninggal dunia ini, untuk persentasenya 3.4 persen, atau secara global kasus 2.4 persen. Artinya Sumsel masih dalam batas normal untuk kasus meninggal dunia,” ungkapnya.

Sedangkan untuk jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) di Sumsel berjumlah 5600 orang. Telah selesai pemantauan sebanyak 4133 orang, masih dalam pemantauan 1467 orang.

Dan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 396 orang. Selesai pengawasan sebanyak 189 orang, masih proses pengawasan atau masih dirawat di rumah sakit sebanyak 207 orang. Penambahan PDP sebanyak 6 orang.

“Jumlah sampel yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang hingga hari ini sebanyak 2812 sampel. Rinciannya, sampel OTG sebanyak 2199, PDP 493 sampel, dan ODP 120 sampel,” jelasnya.

“Sampel negativ 302 orang, sampel yang masih dalam proses pemeriksaan dan masih menunggu antrian pemeriksaan sebanyak 1836 sampel,” tambahnya.

Dirinya meminta, supaya masyarakat tetap mematuhi peraturan dari Pemerintah dan protokol kesehatan. Seperti selalu menggunakan masker, selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

“Jika ada masyarakat yang mengalami sakit, saya harap jangan ditahan, segeralah berobat ke dokter supaya tahu penyakitnya,” harapnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More