intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Usai Masa Pensiun, Guru Bisa Kembali Mengajar Sebagai Honorer

0 15

Intens.news, PALEMBANG – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa masa pensiun guru PNS tetap di usia 60 tahun. Penegasan ini dilontarkan Muhadjir sebagai jawaban dari isu yang beredar, bahwa guru pegawai negeri sipil (PNS) diperpanjang masa pensiunnya hingga lima tahun.

Muhadjir pun meluruskan jika PNS bukan diperpanjang masa pensiunnya, tetapi guru yang mau pensiun diminta untuk memperpanjang pengabdiannya. Usia pensiunnya tetap hingga 60 tahun.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel) Zulkifli mengatakan, dengan adanya ajakan dari Mendikbud agar guru PNS yang sudah pensiun mengajar lagi seperti guru honor di sekolah tempat dia mengajar, merupakan solusi yang bagus.

“Kalau menurut saya efektif jika guru tersebut sehat jasmani dan rohani serta memiliki kompetensi yang kuat dalam pendidikan, kinerjanya juga masih baik. Ini penting untuk mengatasi kekurangan guru dan sebaran guru agar merata, untuk meningkatkan mutu pendidikan,” kata dia, Jum’at (9/8/2019).

Sementara itu, ajakan untuk tetap mengabdi tersebut ditujukan bagi guru yang masih bersedia dan sanggup, dan gajinya diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

 Ini dilakukan untuk menghentikan penerimaan guru honorer baru, sehingga pemerintah bisa fokus menyelesaikan masalah guru honorer yang ada saat ini. Kepala SMP Negeri 12 Palembang, Ahmad Fauzi juga sependapat dengan solusi tersebut.

“Pensiun sampai 60 tahun, terus guru-guru ini diberdayakan lagi digaji dengan dana BOS. Statusnya honor, ya bagus. Menurut saya tapi tergantung dengan sekolahnya,” katanya.

Selain tergantung dengan kebutuhan sekolah masing-masing, guru yang sudah pensiun kemudian diberdayakan lagi ini juga untuk mengisi kekurangan guru di sekolah tempat dia mengajar.

“Sementara belum ada pengangkatan guru PNS, ya sah sah saja. Kecuali guru itu sudah gak kuat lagi, sudah sakit atau pengen istirahat kan lain lagi. Itu juga hak gurunya,” katanya.

Menurut Kepala SD Negeri 39 Palembang Linda Emilia, dia bersama teman gurunya yang lain berkeinginan apabila sudah pensiun ingin istirahat. “Kalau menurut saya mau gimana lagi, tapi teman-teman saya yang sesama guru ada yang ingin ngajar sampai 60 tahun saja,” katanya.

“Nah kalau saya umur 60 tahun ya mau istirahat, jadikan bisa ikut pengajian, jangan dunia saja yang dipikirkan tapi akhirat juga. Dan kebanyakan guru sih ya gak mau pengennya ya istirahat, tapi ya balik lagi kalau misal udah permintaan pemerintah atau ada peraturannya mau gimana lagi,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More