intens.news
Mitra Informasi

Walikota Pagaralam Siapkan Ruang Khusus untuk Salat Id dengan Keluarga

0 97

Intens.news, PAGARALAM – Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni, terus menyampaikan kepada masyarakat bahwa pelaksanaan sholat Idul Fitri 1441 H mendatang bukan ditiadakan,akan tetapi dilaksanakan dirumah masing-masing.

“Jadi masih banyak yang belum mengerti bahwa yang ditiadakan itu sholat idul fitri di Masjid, Mushola atau lapangan, itupun sementara waktu untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Pagaralam,” terang Alpian.

Pelaksanaanya pun, kata dia, boleh dilakukan sendiri boleh juga dilakukan secara berjamaah bersama keluarga. Misalnya jika dalam satu keluarga ada yang belum yakin untuk jadi imam atau khotib, maka boleh mengajak atau bergabung dengan tetangga lainya.

“Seperti saya,Karena didalam rumah dinas cukup banyak orang baik keluarga dan para pekerja,maka saya siapkan tempat khusus untuk sholat Id berjamaah,”jelasnya.

Ditegaskannya, bahwa kemungkinan terburuk jika terjadi penyebaran secara lokal bukan tidak mungkin bahwa perekonomian masyarakat akan semakin memburuk, dan akan menyebabkan krisis moneter bagi masyarakat kota Pagaralam.

“Jika ada salah satu dari masyarakat kita yang sudah terpapar virus corona ini bukan tidak mungkin kasus tersebut akan lebih cepat menyebar, karena budaya dari masyarakat kita yang masih sangat kental akan gotong royong, jika itu terjadi maka kemungkinan terburuk dari hal itu kita akan mengalami kesulitan dalam menjual hasil bumi kita ke luar daerah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, terkait pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H tahun 2020 yang ditiadakan di Masjid, Mushola dan tanah lapang ini merupakan hasil rakor antara Pemkot Pagaralam dengan Forkopimda serta Pemuka Agama dan dari rakor tersebut menyimpulkan, bahwa selain menunda pelaksanaan shalat Ied di masjid, mushola dan lapangan dianjurkan di rumah masing-masing.

Selain itu juga akan meniadakan beberapa aktivitas pada saat malam menyambut hari raya Idul Fitri untuk tidak melakukan takbiran keliling serta mengumpulkan massa dalam jumlah banyak dan untuk tidak melakukan aktivitas perjalanan ke dalam dan luar daerah zona merah sampai situasi benar-benar aman dan kesepakatan ini dibuat dalan edaran bersama dengan Nomor 400/48/SD.II/2020.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More