intens.news
Mitra Informasi

Warga Sungai Ceper Peroleh Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis

0 133

Intens.news, OKI – Puluhan anak yang sebagian besar dari keluarga kurang mampu, mengikuti sunatan massal yang digelar Pemerintahan Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), bekerjasama dengan sejumlah donatur yang tergabung dalam LP3UI Lampung, Baitul Maal Amanah Lampung, Media Sahabat Ummat (MSU) Lampung, dan Rumah Dakwa Nusantara (RDN) Jakarta.

Selain sunatan massal, bakti sosial yang dipusatkan di Balai Desa setempat juga digelar pengobatan gratis, Sabtu (16/11/2019).

Kades Sungai Ceper, Kaharno mengungkapkan, kegiatan kepedulian itu menjadi bagian dari komitmen sejumlah pelaku sosial nirlaba bagi daerah pelosok seperti desa Sungai Ceper. Ia mengutarakan, sedikitnya 61 anak dikhitan, dan 65 warga dilayani fasilitas berobat.

“Karena pastinya, melalui kegiatan tersebut bisa membantu meringankan beban warga kurang mampu. Bahkan ada sejumlah warga darat rela menempuh jarak 14 kilometer mengantarkan anaknya khitanan,” katanya.

Terlebih, kata Kaharno, kegiatan sunatan tersebut juga dinilai mengandung nilai keagamaan dan kesehatan. “Kalau dalam hubungan dengan Agama Islam, sunat itu wajib bagi laki-laki. Selain itu juga memiliki nilai pendidikan kesehatannya juga,” tuturnya.

Diakuinya, kegiatan serupa memang dibutuhkan warganya. Selain desa Sungai Ceper berada di wilayah pelosok, keterbatasan tranportasi juga menjadi kendala untuk memperoleh layanan kesehatan atau lainnya,.

“Aksi sosial yang digelar saat ini memiliki tujuan utama membantu keluarga kurang mampu. Apalagi wilayah geografis kami berada jauh dari pusat kota. Selain melalui program pelayanan kesehatan Kabupaten OKI, Kami juga tentunya membuka diri untuk menerima kegiatan sosial lainnya,” terangnya.

Terpisah, Erman warga Dusun VII, orangtua peserta khitanan massal mengaku bersyukur. Pasalnya, ketika anaknya, Maulana merengek meminta disunat, ia pun langsung mendaftarkan diri.

“Memang sudah lama anaknya ingin sunat, makanya begitu ada kabar sunatan massal langsung ikut. Alhamdulillah anaknya juga senang,” ujarnya.

Menurut pria ini, ia sangat terbantu dengan acara sunatan massal. Pasalnya, kebutuhan ekonominya yang cukup pas-pasan membuat dirinya sempat bingung ketika anaknya teriak minta disunat.

“Ini rejeki juga, selain dapat sunat gratis, dapat pengobatan gratis buat orangtuanya,” tandasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More