intens.news
Mitra Informasi

Wow, Ini Dia Penampakan Petai Raksasa Ditemukan di Banjarnegara

0 150

Intens.news, BANJARNEGARA – ‘Petai’ raksasa ditemukan warga Desa Panawaren, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara dari dalam hutan. ‘Petai’ dengan panjang hingga 120 centimeter ini ditemukan warga saat melakukan penanaman pohon di dalam hutan.

Lantas seperti apa kondisi pohon ‘petai’ tersebut yang ada di dalam hutan? Agus Martin, salah seorang warga Desa Panawaren mengatakan, warga hanya melihat satu pohon yang bijinya menyerupai petai di hutan. Bentuknya berbeda dari petai biasanya, pohon ini merambat di pohon lainnya.

“Jadi saat warga melakukan penanaman pohon ada yang melihat buah ini. untuk jenis pohonnya merambat. Tetapi diperkirakan sudah berumur puluhan tahun, batangnya sudah sebesar lengan orang dewasa,” kata dia saat ditemui di Desa Panawaren.

Anehnya, warga baru menemukan buah/biji yang mirip dengan petai ini Minggu (15/3) lalu. Padahal, beberapa warga kerap pergi ke hutan untuk mengecek aliran air dari hutan ke pemukiman.

“Kalau hutannya itu sekitar 7 kilometer dari pemukiman. Tetapi, pohonnya ini hanya berjarak sekitar 5 meter dari jalan setapak yang ada di hutan. Tapi sebelumnya belum ada yang tahu,” terangnya.

Sebagian warga menyebut buah tersebut ‘gongseng’. Hanya, bentuk gongseng lebih kecil, berbulu dan berwarna hitam. Sebagiannya lagi menyebut dengan ‘petai’ raksasa.

Isinya pun lebih besar dari petai bisanya. Bentuknya mirip dengan jengkol lengkap dengan pelindungnya. Hanya, isi buah ini berwarna putih.

“Karena sebelumnya belum pernah ada yang tahu, jadi menyebutnya beda-beda. Tetapi, sampai sekarang buah itu tidak diapa-apain. Karena warga khawatir kalau beracun. Pernah ada yang menggigit, katanya rasanya pahit dan sengir,” ujarnya.

Untuk itu, warga berharap nantinya ada ahli yang meneliti terkait ‘petai’ raksasa tersebut. Apakah bisa dikonsumsi, obat-obatan, atau malah membahayakan. (Sumber : Detik)

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More