intens.news
Mitra Informasi

Zulinto : Pungutan Sekolah untuk Beli Perlengkapan Sekolah Tak Dibenarkan

0 28

Inten.news, PALEMBANG – Terkait adanya keluhan Orang tua siswa/wali murid di salah satu SMP yang ada di kota Palembang yang meminta pungutan uang untuk pembelian perlengkapan sarana dan prasarana (Sapras) protokol kesehatan (Prokes) covid-19 di sekolah. Hal ini membuat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto angkat bicara.

Menurut Zulinto, secara langsung atau tidak langsung pungutan melalui rekening bank masing-masing yang besaran nominalnya tidak ditentukan itu tidak dibenarkan.

Apalagi kata Zulinto keadaan di masa pandemi covid-19 sekarang ini pihak sekolah jangan membebankan orang tua siswa/wali murid.

“Mengingat pendapatan para orang tua siswa atau wali murid dimasa pandemi perharinya atau perbulannya tidak stabil seperti, pedagang, ditambah lagi kalau ada orang tua siswa yang pemutusan hubungan kerja (HPK) dan lain sebagainya. Pihak sekolah harus benar-benar memahami hal itu,”tegasnya

Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang dan sekaligus Ketua PGRI Provinsi Sumsel, Zulinto menegaskan, seluruh kepala SD dan SMP yang ada di Kota Palembang mengenai pembelian perlengkapan sapras covid-19 seperti,pembelian handsanitizer, alat pengecek pengukur suhu tubuh (termogan), persediaan masker,sabun cair dan sebagainya dananya bisa diambil dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).

“Jika ada oknum dari pihak sekolah pembelian sapras protokol kesehatan (prokes) covid-19 memunggut ataupun baik itu sumbangan dari orang tua siswa atau wali murid laporan kepada saya,”ucapnya

Zulinto menekankan, kepala sekolah merupakan manajer dalam mengembangkan kinerja dan prestasi sekolahnya. Terkadang karena keterbatasan anggaran, perlu menggalang kerja sama dengan sejumlah pihak, untuk mendapat dukungan peningkatan sumberdaya sekolah.

“Saya minta, agar tidak memaksakan pemenuhan kebutuhan sarpras yang dibebankan dan memberatkan orang tua siswa,” kata Zulinto.

Dia berpesan, sebagai tenaga pendidik, para kepala sekolah harus memegang teguh integritas, jangan korupsi.

editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More